Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September, 2012

BAB IV

KESIMPULAN

 

Teknologi alternative yang lebih sederhana dan murah telah dikembangkan, dan telah membawa hasil yang baik. Penerapannya akan merupakan metode pemecahan yang layak dalam mengatasi kendala ekonomi dan teknik yang sekarang banyak dihadapi.

Pencemaran udara tidak hanya ditentukan oleh besaran intensitas sumber tetapi juga oleh keadaan meteorology local dan regional yang berlaku di suatu daerah. Pengendalian secara parsial dengan hanya mengendalikan sumber dalam beberapa hal tidak akan memecahkan permasalahan yang timbul. Peraturan khusus yang berlaku secara local dalam suatu daerah mungkin akan diperlukan.

Masalah pencemaran udara dan cara penanggulangannya merupakan bidang penelitian yang masih sangat terbuka di Indonesia dan perlu dijalankan dalam mengimbangi kecepatan perkembangan masalah yang dihadapi.

Rekayasa transportasi dan lalu lintas pada dasarnya telah mensyaratkan criteria yang ditujukan untuk mengurangi dampak yang mungkin timbul terhadap lingkungan. Criteria dan persyaratan mengenai pengendalian kebisingan, kecepatan rata-rata, jalur hijau antara lain ditujukan untuk mengurangi dampak lingkungan yang akan timbul.

Jenis mesin pada kendaraan bermotor berbahan bakar bensin ternyata berpengaruh terhadap besarnya emisi yang dihasilkan. Mesin kendaraan yang memiliki kapasitas lebih besar akan mengeluarkan zat-zat pencemar yang lebih besar. Tetapi sebaliknya, kendaraan yang berkapasitas mesin besar akan menghasilkan opacity yang lebih rendah.

Seperti halnya pada kendaraan berbahan bakar bensin, pada kendaraan berbahan bakar solar pun terlihat adanya hubungan antara besarnya emisi zat pencemar dengan besarnya kapasitas mesin. Kendaraan dengan bahan bakar solar dengan kapasitas mesin yang lebih besar mengeluarkan NO dan partikulat yang lebih besar. Sedangkan kelas kendaraan dengan kapasitas mesin yang lebih kecil akan mengeluarkan CO. NO2, NOx dan SO2 yang lebih tinggi. Sedangkan nilai opasitas yang lebih tinggi dihasilkan dari kendaraan berkapasitas mesin lebih besar.

Pemakaian jenis bahan bakar yang berbeda akan berpengaruh terhadap kandungan bahan bakar bensin akan mengeluarkan CO, NOx, NO dan NO2 yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kendaraan berbahan bakar solar.  Sedangkan jenis kendaraan berbahan bakar solar akan menghasilkan SO2, partikulat (TSP) dan nilai opasitas yang lebih besar dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh jenis kendaraan berbahan bakar bensin.

POLUSI UDARA

Iklan

Read Full Post »

1. Effect of reference state on the performance of energy and exergy

2. COMBINING PINCH AND EXERGY ANALYSIS FOR

3. Energy and exergy analyses of a raw mill in a cement production

4.Energy and exergy analyses of energy consumptions

5. Energy and exergy analysis of a ground-coupled heat pump system withEnergy and exergy analysis of geothermal district heating systems

6. Energy and exergy use in the utility sector of Saudi Arabia

7. Energy and exergy utilization in transportation sector

8. ENERGY, EXERGY AND EMERGY ANALYSIS OF USING

9. Evaluating a low exergy heating system from the power plant through

10. Exergy analysis and efficiency in an industrial AC electric

Read Full Post »