Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Tak Berkategori’ Category

Catatanku

Jurnal Cybermatika, yang diterbitkan oleh KK-Informatika STEI-ITB, mengundang para peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati bidang informatika untuk mengirimkan makalahnya untuk diterbitkan pada edisi kedua (Vol. 2) pada bulan December 2013.

Makalah dapat dikirimkan melalui email ke: cybermatika@stei.itb.ac.id atau melalui situs ini : http://cybermatika.stei.itb.ac.id. Format makalah dapat diunduh di sini. Makalah dapat dikirimkan sewaktu-waktu, penerbitan berikutnya akan dilakukan sesuai tanggal-tanggal penting Cybermatika Vol. 1 No. 2 (Edisi December 2013) berikut ini:

Batas penerimaan makalah : 1 Oktober 2013
Pengumuman penerimaan makalah: 18 November 2013.

Semua makalah yang diterima, akan melewati proses peer-review secara anonim oleh dua orang reviewer. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis karya ilmiah melalui email.

Ruang lingkup makalah adalah (namun tidak terbatas pada):

Artificial Intelligence
Computer Graphics and Animation
Image Processing
Cryptography
Computer Network Security
Modelling and Simulation
Information Retrieval
Information Filtering
Multimedia
Bioinformatics and Telemedicine
Computer Architecture Design
Computer…

Lihat pos aslinya 63 kata lagi

Read Full Post »

Benyamin Lakitan

Dipresentasikan pada Roundtable Discussion yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lemhannas, pada hari Kamis, tanggal 13 Juni 2013. Silahkan klik disini untuk Slide Lengkapnya.

Inovasi Teknologi

Lihat pos aslinya

Read Full Post »

Benyamin Lakitan

Bahan presentasi pancingan untuk diskusi dengan akademisi dan mahasiswa program doktor di Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, pada hari Jum’at, tanggal 24 Mei 2013. Silahkan klik disini untuk Slide Lengkapnya.

Tantangan Teknologis untuk Peningkatan Produksi Pangan

Lihat pos aslinya

Read Full Post »

Benyamin Lakitan

Bahan ceramah untuk peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) XLIX Lemhannas R.I. yang diikuti juga peserta dari negara sahabat, pada hari Senin, tanggal 29 Juli 2013.

Silahkan klik disini untuk Slide Lengkapnya.

Jakstra Iptek untuk Daya Saing

Lihat pos aslinya

Read Full Post »

Catatanku

Tulisan ini saya tujukan kepada orangtua yang punya anak masih SMP, juga bagi siswa SMP yang kebetulan membacanya. Jika anak Anda ingin kuliah di ITB, maka persiapkanlah mulai dari bangku SMP. Apa tidak terlalu lama? Tidak. Bila sistem penerimaan mahasiswa baru tetap seperti sekarang (ada jalur undangan dan ada jalur ujian tulis), maka persiapan dari SMP bukan lagi syarat cukup, tetapi syarat perlu.

Saat ini persaingan memperebutkan bangku perguruan tinggi negeri semakin ketat. Porsi jalur undangan di ITB lumayan besar jumlahnya, yaitu 60% dari jumlah mahasiswa baru. Jalur undangan mendasarkan seleksinya pada rekam jejak prestasi akademik selama di SMA. Rekam jejak akademik itu tercermin pada nilai rapor. Untuk memperoleh nilai rapor yang bagus (tanpa rekayasa tentunya), maka perlu belajar yang rajin dan intens.

Perguruan tinggi di tempat saya (ITB) memiliki rekam jejak sekolah-sekolah SMA yang unggul kualitas akademik siswanya. Ada daftar sekolahnya, namun saya sendiri tidak mengetahui daftar tersebut. Siswa…

Lihat pos aslinya 251 kata lagi

Read Full Post »

Oleh: Harman

PERANG TELAH USAI, KITA KEMBALI KE RUMAH!.

Euforia kegembiraan kembali dari medan perang ditunjukkan oleh para “Prajurit” hampir terjadi disemua Kota. Entah apa yang ada dibenak Mereka tapi yang pasti selama beberapa hari belakangan Mereka  “dipaksa/terpaksa” berada di medan perang dengan suplai logistik yang “amburadul”. Kacau balaunya Logistik sebagai alat utama “peperangan” menyebabkan para Prajurit bertambah beban karena harus melawan 2 musuh sekaligus yaitu: “Prajurit lawan” dan “Kawan sendiri” akibat berebutan Logistik sehingga banyak “Prajurit” yang “kalah sebelum berperang” ..Berbagai pihak menuding carut marutnya “Peperangan” ini dengan beragam opini. Ada yang menuding karena kondisi geografis lokasi para “Prajurit”, armada angkut, kurir hingga pembuat dan penyedia logistik. Para Senator sebagai wakil rakyat berlomba2 menyampaikan rasa simpati dan memaki Para Jenderal, tetapi itu hanya aksi sesaat untuk menunjukkan diri para wakil rakyat itu dan setelahnya, ya..hilang ditiup angin…

Ujian Nasional (UN) 2013 telah usai.

UNAS1

ContekDari pandangan Penulis Euforia kaegembiraan anak2 SMA ditumpahkan dengan aksi “melukis massal” tanpa tema dengan kanvas putih abu-abu di sekolah hingga turun ke jalan-jalan keliling kota dengan motor  yang sudah dimodifikasi agar mengeluarkan suara keras, asap tebal namun jalannya ibarat keong…”Uhhh bikin macet dan polusi saja”  keluh penguna jalan lainnya…(Hehehehe.. kita-kita juga dulunya seperti itu..benar kan?)

is3

is4

Konvoi

Masa SMA adalah masa yang paling krusial (kata sebagian orang, masa SMA adalah masa yang paling indah) karena berada antara kedewasaan dengan kekanakan. Pengambilan keputusan masih labil;  milih A atau B, ikut si A atau si B, belajar atau bolos dllllll. Untuk itulah terkadang ada siswa yang dasarnya cerdas tapi terkadang ikut2an bolos juga, tawuran juga. Namun, puncaknya saat kelas 3 SMA dan setelah itu perlahan-lahan akan terbentuk kedewasaan walau terkadang ada beberapa juga yang tetap kekanakan. Tetapi sialnya banyak orang biasanya setelah tamat SMA baru sadar betapa ruginya Saya menyia-nyiakan waktu sebaik-baiknya saat sekolah SMA andai waktu bisa diputar rasanya ingin kembali lagi. Namun apa daya Beras telah jadi Nasi (Tetapi percayalah belum jadi Bubur kok!)

Tawuran

UN telah Usai tinggal menunggu “Pengumuman”. berbagai aktifitas dilakukan oleh siswa-siswa kelas 3 dalam mengisi waktu luang. Ada yang memilih PULKAM menghilangkan pengat, berlibur ke Kota besar bahkan ke luar negeri (bagi yang tebal kantong Bokap-Nyokap nya), begadang malam dan tidur pagi (Nonton Liga Champion), dlllll. Klo manfaatnya lebih banyak dari mudhoratnya sih ya..sah-sah aja. Namun ada hal yang dilupakan. “SETELAH INI, LULUS TERUS  MAU APA DAN MAU KEMANA?”

Penulis yakin saat kecil dulu, semua punya cita2. Klo ditanya oleh Guru, sebagian besar pingin jadi Dokter dan Insinyur. Apakah saat ini cita2 itu masih ada? Kalau masih ada maka, mulai saat ini Anda harus tinggalkan kampung bagi yg masih PULKAM, pulang bagi yang masih berlibur, bangun bagi yang masih Tidur. Dokter, Insinyur atau Ilmuwan lainnya tidak “jatuh dari langit”. Diperlukan kerja keras untuk memperolehnya dan tahukah Anda, berapa banyak orang yang bersaing dengan Anda?

Dokter

Sebagai gambaran!!.

Jumlah SMA/MA/SMK di Sul-Sel mencapai 1.092 (18.357 secara nasional) dengan jumlah siswa yang ikut UN 2013 mencapai 27.000-an (1,3juta-an secara nasional). Dari Jumlah tersebut 21. 456 siswa mendaftar SNMPTN di UNHAS dan UNM (777.000 secara nasional untuk memperebutkan 150.000 kursi di 62 PTN) dan khusus untuk kedokteran UNHAS mendaftar 15.000-an sementara kuota pada jurusan ini 201 saja (pend. dokterv126, pend. dokter gigi 50, kedokteran hewan 25).Jadi bisa dibayangkan bagaimana persaingan untuk dapat satu kursi disana. demikian halnya bila ingin jadi Insinyur (teknik) dari 13 jurusan yang ditawarkan Unhas rata-rata kuota setiap jurusan hanya 50-an. Sebagai tambahan pula bahwa sistem penjaringan lewat jalur SNMPTN 60% sedangkan 40% lewat jalur yang lebih ketat lagi yaitu SBMPTN karena kuotanya lebih sedikit (100.000-an) sementara peserta tes diprediksi akan lebih banyak lagi karena dibuka untuk lulusan 2011,2012 dan 2013. ( kemendiknas.go.id)

tes snmptn1

Tes SNMPTN

Pengumuman

Nggak Lulus PTN, kan ada PTS!!.

Klo hal diatas mau dipikir terus, bisa-bisa stres. Waduh!! jangan-jangan cita-cita gue bakalan nggak tercapai ni.Teman gue yang rangking 1 terus disekolah aja belum tentu lulus. ya!! Gitu deh, siapa suruh lo sia-siain masa SMA lo dengan kegiatan yang kurang produktif.  Eskul juga banyak yang nggak produktif lho!.  Sekarang nyesalkan? . Jadi, mo tahun depan!, peluang lo makin tipis bro!… Gini aja klo pengennya Kuliah di PTN yang memang berbiaya rendah, setelah SNMPTN kan ada SBMPTN, terus ada SELEKSI MANDIRI biasanya untuk Politeknik/program D3 tapi, harus ubah cita-cita dong! dokter, insinyur selamat tinggal dulu deh! tapi, klo mo mengejar cita-cita yang dipendam sejak kecil, masih banyak alternatif tempat Kuliah yaitu PTS yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan di seluruh Indonesia. Klo di Sulsel ada 195 PTS, cuman kudu siapin modal banyak Bro.. karena SPP per semester mencapai 3,5 Juta (UMI dan STIMIK adalah SPP tertinggi) ada juga yang lebih rendah sih bahkan swasta dengan SPP terendah di Sul-Sel maupun di Indonesia dengan kualitas yang nggak kalah dari PTS-PTS lainnya  (Akreditasi B dari BAN-PT dan pengakuan ISO 9001-2008 dari TUV) tapi itu D3 bro! (Promosi dikit, Visit: http://www.ats-sorowako.ac.id and http://www.facebook.com/ats.sorowako)

Sarjana

JADI BUAT ADIK-ADIK YANG BARU SELESAI UN, MERENUNGLAH SEJENAK… “SETELAH INI, APA SELANJUTNYA?, DIMANA SAYA AKAN KULIAH? ATAU KLO TIDAK  KULIAH APA YANG SAYA HARUS LAKUKAN DAN SUDAH SIAPKAH MENTAL SAYA MENGHADAPI MASA-MASA BERDIAM DIRI DI RUMAH?”

Renung

PADA INTINYA,  BELAJAR ADALAH SEPANJANG HAYAT YAITU:  BELAJAR TENTANG DIRI SENDIRI DAN LINGKUNGAN.

SALAM!!!

PENULIS

Wisuda1

*Mengutip kata-kata Mario teguh: “Kalau Anda bisa melakukan hari ini, maka jangan tunggu sampai besok, karena Dunia akan berubah dari detik ke detik”..

* Foto dan Gambar dalam Tulisan ini adalah hasil download dari internet.

Read Full Post »

Seiring dengan semakin tingginya persaingan dunia kerja antar pencari kerja di Indonesia maupun di Dunia, Rupanya sektor OIL & MIGAS masih menjadi vaforit utama para NAKER. Disamping karena gaji yang ditawarkan memang tergolong diatas rata2 gaji NAKER Indonesia juga karena prospek bidang ini masih tinggi hinga beberapa tahun kedepan.

Berikut beberapa petikan berita yang dikutip dari Majalah Tambang Indonesia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Migas, Ir Edi Purnomo mengatakan, pemerintah menargetkan tenaga kerja (naker) baru di sektor minyak dan gas (migas) sebesar 463.594 orang di 2014. Hal itu disampaikannya dalam Seminar Nasional Oil Expo di Kampus A Universitas Trisakti, Jakarta, Senin, 2 Mei 2011.
Menurutnya, upaya ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004 pasal 82, tentang kewajiban kontraktor dalam penggunaan tenaga kerja Indonesia, sesuai dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan.
Lebih lanjut diketahui, penggunaan tenaga kerja nasional untuk perusahaan migas, merupakan salah satu strategi yang dilakukan pemerintah, untuk meningkatkan kapasitas migas nasional di 2007-2018.
Meski demikian, Edi mengatakan, hingga saat ini perusahaan-perusahaan migas di Indonesia, mengalami kendala dalam mendapatkan tenaga kerja yang siap pakai. Sementara menurutnya, lulusan-lulusan perguruan tinggi Indonesia umumnya belum memiliki kapasitas untuk bekerja.
“Perusahaan butuh tenaga yang siap pakai, namun dibutuhkan waktu sekitar 5 tahun untuk perusahaan mempersiapkan tenaga kerja baru agar terampil dalam bidangnya,” jelasnya. Untuk mempersiapkan tenaga kerja baru itu, kata Edi, perusahaan berkorban waktu dan biaya.
Terkait hal itu, Edi menyampaikan, pemerintah akan melakukan pembinaan kepada tenaga kerja baru, agar siap terjun ke dunia kerja. Bisa dalam bentuk magang bagi mahasiswa yang akan lulus, atau mengajurkan perguruan tinggi membekali mahasiswanya dengan keahlian-keahlian, yang langsung bisa diterapkan di dunia kerja.
“Kita punya cukup banyak ahli yang bisa diminta untuk mengajar, sebagai salah satu bentuk alih teknologi. Jadi silakan saja dipakai tanpa harus bayar, karena itu sudah kewajiban mereka sesuai Undang-undang,” ucapnya.
Hal itu disampaikan Edi, terkait kebijakan alih teknologi yang tersurat dalam Pasal 45 ayat 1a, UU No 13 Tahun 2003. Dinyatakan, penunjukan dapat dilakukan terhadap tenaga kerja asing yang dipekerjakan untuk alih teknologi dan alih keahlian.
“Jadi alih teknologi ini dapat diterapkan melalui sistem pengajaran dari mereka untuk kita,” tambahnya.
Lebih lanjut terkait target pemerintah dalam penambahan tenaga kerja di 2014, hal itu dilakukan karena belum adanya pemetaan yang jelas atas permintaan dan kebutuhan tenaga kerja di sektor migas Indonesia.
“Tidak ada dokumen secara nasional tentang kebutuhan tenaga Migas untuk menunjang kebutuhan migas,” ucapnya.
“Kami akan coba ajukan anggaran untuk melakukan survey demi pendataan tersebut, agar upaya-upaya dalam mencari sumber migas baru dapat dilakukan dengan lebih maksimal,” pungkasnya.

Ketika datang ke peluang karir di lapangan, ini biasanya keterlibatan jangka panjang yang baik kompensasi. Orang-orang langsung keluar dari sekolah dan perguruan tinggi mereka dapat menemukan cara mereka ke sektor ini dalam kapasitas teknisi atau operator. Sebuah tugas sebagai magang juga dapat membantu incumbent untuk memperoleh pengalaman yang relevan dalam teknologi industri minyak dan gas dan proses. Anda juga dapat mengharapkan untuk menemukan tempat dalam industri menyelesaikan tingkat kejuruan, yang berputar di sekitar rekayasa pemeliharaan dan operasi proses rekayasa atau pemeliharaan. Ada juga ruang lingkup banyak untuk di-rumah pengembangan dan pelatihan. Program pendidikan tinggi yang dirancang dengan cara bahwa mereka memberikan pelatihan praktis untuk melengkapi lulusan untuk sejajar dengan standar industri.

Sejauh tren pekerjaan pergi, telah ada permintaan yang tinggi untuk operasi proses, manajer terampil, profesional, teknisi dan insinyur di seluruh. Ada kebutuhan yang lebih besar dirasakan untuk menggantikan tenaga kerja yang hampir di ambang pensiun. Roustabouts yang terlibat dengan tugas-tugas dasar hanya merupakan 1% dari total tenaga kerja.

Namun Saya kira Pendidikan formal (D3/S1) terutama bagi lulusan baru tidaklah cukup jika ingin berkompetisi dengan tenaga kerja di seluruh Indonesia terlebih jika ingin bersaing dengan tenaga Asing. Harus ada keahlian khusus sebagai nilai tambah an semakin banyak dan tinggi level keahlian yang dimiliki maka saingan semakin berkurang.

Berikut ini beberapa acuan untuk bisa memperoleh Sertifikat keahlian khusus bidang Oil dan Migas ataupun bidang lainnya (Fabrikasi/Welder).

Lembaga training di Indonesia yg mengadakan sertifikasi internasional,
Welding Inspector CWIP 3.1 untuk sertifikasi Eropa :
1. http://www.twitraining.com/
Training di Jakarta & Batam
2. http://www.b4t.go.id
Training di Bandung
3. http://www.fritmandiri.co.id/
Training di Jakarta
Untuk mengikuti training Welding Inspector CWIP 3.1 ada syarat2nya coba anda
dillihat di
http://www.cswip.com/categories/awelding_inspection.jsp

Welding Inspector AWS untuk sertifikasi Amerika :
1. http://www.b4t.go.id/
Training di Bandung

Lembaga training Indonesia yg mengadakan training Juru Las/Welding Inspector sertifikasi
Nasional,
1. B4T (Bandung) http://www.b4t.go.id/
2. UI (Jakarta) http://www.rcms.ui.ac.id/wi6.htm
3. ITS (surabaya) http://www.material.its.ac.id/layanan/pelatihan/
4. BKI (Jakarta) http://www.klasifikasiindonesia.com/
5. Yayasan Pendidikan Ikbal M-Yos (Batam) http://www.ikbalmyos.com/
6. http://www.batamtraining.com/

7.http://www.ppns.ac.id/

8.http://www.training-sertifikasi.com/sertifikasi-juru-las-untuk-proses-gtaw-kelas-1

**Dari berbagai Sumber

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »