Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Tak Berkategori’ Category

Meraih masa depan yang cerah

Dilandasi komitmen untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik kepada putera-puteri terbaik dari keluarga pra-sejahtera di 33 provinsi di tanah air, mulai 2012 setiap tahun PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) bersama dengan pemegang saham mayoritas, Malayan Banking Bhd (Maybank) akan menyelenggarakan program beasiswa penuh (full scholarship) untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Malaysia dan Singapura.
Seleksi Administrasi akan dilakukan mulai 7 November 2012–23 November 2012 untuk program beasiswa luar negeri dan 1 Februari 2013-10 Juli 2013 untuk program beasiswa dalam negeri.
Kriteria Kandidat

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Duduk di kelas 3 SMA pada TA 2012/2013 atau lulusan TA sebelumnya
  3. Memiliki nilai minimum rata-rata 8
  4. Menunjukkan kapasitas kepemimpinan ditunjukkan sedikitnya melalui  2 (dua) kegiatan ekstra kurikuler
  5. Memiliki motivasi yang tinggi untuk maju dan aspirasi kuat untuk menghadapi tantangan dan memimpin di karir pilihannya maupun sosial setelah lulus
  6. Calon berasal dari keluarga pra-sejahtera
  7. Tidak menerima beasiswa yang sama dari organisasi lain
  8. Memiliki surat bukti penerimaan dari universitas pilihan yang direkomendasikan BII-Maybank
  9. Menunjukkan komitmen dan minat  terhadap pengembangan masyarakat, sosial dan negara ditunjukkan dengan pengalaman/aktif dalam organisasi sosial dan kesiswaan

Universitas yang Direkomendasikan:

  1. Universitas Indonesia, Jakarta
  2. Institut Pertanian Bogor
  3. Institut Teknologi Bandung
  4. Universitas Padjadjaran, Bandung
  5. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
  6. Institut Sepuluh Nopember, Surabaya
  7. Universiti Kebangsaan Malaysia, Kuala Lumpur
  8. Universiti Sains Malaysia, Kuala Lumpur
  9. Universiti Malaya, Kuala Lumpur
  10. Nanyang Technological University, Singapura
  11. National University of Singapore

Pilihan Bidang Studi:

  • Ekonomi, Bisnis, Manajemen, Keuangan, Pemasaran, Akunting, dan Perbankan
  • Administrasi
  • Hukum
  • Komputer dan Teknologi Informasi (IT)
  • Sosial, Politik dan Bahasa
  • Komunikasi
  • Psikologi
  • Matematika, Statistik, Aktuaria
  • Komputer
  • Teknik
Pembiayaan Program Beasiswa Penuh, meliputi:

  • Biaya pendaftaran kuliah dan Biaya Pendidikan (Tuition Fee)
  • Biaya hidup (akomodasi, makan/minum, dan transportasi)
  • Tunjangan buku dan internet
  • Asuransi kesehatan

 
Proses Seleksi

Tahap I: Administrasi

  • Penerimaan Formulir Pendaftaran
  • Esai
  • Surat rekomendasi dari sekolah mengenai kualitas pribadi pelajar: keterangan kelakuan baik, prestasi dan status ekonomi siswa.

Tahap II: Administrasi
Verifikasi kelengkapan dan “kebenaran” isi formulir yang dikirimkan. Adapun dokumen yang harus dikirimkan adalah:

  • Akademik dan Ekstra Kurikuler
    1. Fotokopi identitas siswa pelamar (KTP dan Kartu Pelajar)
    2. Fotokopi rapor dari kelas 1 SMA (atau kelas 10) s.d. kelas 3 (atau kelas 12) semester 5
    3. Fotokopi sertifikat penghargaan akademik, organisasi kesiswaan di sekolah atau luar sekolah, kegiatan sosial lainnya, serta prestasi olahraga jika ada
    4. Surat penerimaan dari universitas atau bukti tertulis dari pengumuman di media massa atau website resmi SNMPTN http://snmptn.ac.id (khusus pelamar BII-Maybank Dalam Negeri)
  • Keterangan Keluarga dan Kemampuan Ekonomi/ Keuangan
    1. Fotokopi identitas orang tua (KTP)
    2. Fotokopi kartu keluarga
    3. Fotokopi slip gaji orangtua atau dari Kepala Desa/Kelurahan/Kecamatan (jika orang tua adalah usaha sendiri/wirausaha, misalnya buruh, pedagang, petani)
    4. Fotokopi tagihan listrik rumah terakhir
    5. Fotokopi tagihan air (PDAM) terakhir (jika ada)
    6. Fotokopi tagihan telepon rumah terakhir (jika ada)

Tahap 3: Psikologi
Peserta yang lulus tes Administrasi Tahap 2 akan diikutsertakan untuk mengikuti tes Psikologi yang meliputi:

  1. Tes IQ (Intelectual Quality) untuk memprediksi kemampuan akademik siswa
  2. Tes Kepribadian untuk menilai kualitas kepribadian siswa yang meliputi kemampuan Emosional, Social, Moral, serta Kepemimpinan siswa

Tahap 4: Wawancara
Peserta yang lulus Tes Psikologi akan diikutsertakan pada Tes Wawancara. Tes Wawancara ini dilakukan oleh tim yang dipilih oleh Penyelenggara BII-Maybank Scholarship.

Tahap 5: Tes Masuk Universitas
  1. BII-Maybank Scholarship Luar Negeri:
    Peserta yang lulus tahap wawancara diwajibkan untuk mengikuti tes yang diadakan oleh universitas yang dipilih.
  2. BII-Maybank Scholarship Dalam Negeri:
    Sebelum calon penerima mengikuti Tes Psikologi dan Tes Wawancara harus mengirimkan surat penerimaan dari universitas atau bukti tertulis dari pengumuman di media massa atau website resmi SNMPTN http://snmptn.ac.id.

Jalur masuk universitas yang diterima:
a) Jalur Undangan
b) Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)

Cara Pendaftaran:

Bagian CSR, Divisi Komunikasi Perusahaan
PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII),
Sentral Senayan III, lantai 25,
Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno, Senayan
Jakarta Pusat 10270

Kontak:
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Telephone : (+21) 2922 8888 ext 32503/ 32426/ 32461
Email  : scholarship@bankbii.com
Website  : http://www.bii.co.id/about/scholarship/Pages/BII-Maybank-Scholarship.aspx
sumber:bii.co.id
Iklan

Read Full Post »

Kabar baik bagi calon mahasiswa karena Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 gratis.

“Ini merupakan tekad kami untuk memberikan akses seluas-luasnya kepada para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi,” ucap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh. Ketua SNMPTN 2013 yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Akhmaloka, menegaskan bahwa biaya pendaftaran calon peserta SNMPTN 2013 ditanggung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Peserta SNMPTN 2013 tidak perlu membayar biaya pendaftaran,” ujar Akhmaloka.

Seleksi yang digelar 61 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ini, tahun depan tidak akan membuka jalur ujian tulis tetapi hanya jalur undangan. Daya tampung untuk SNMPTN 2013 mencapai 150.000 kursi atau 50% dari total kapasitas mahasiswa baru (maba) yang mencapai 300.000 kursi. Jalur ujian tulis tetap diadakan dengan nama Seleksi Mandiri Bersama yang diselenggarakan Majelis Rektor PTN. Daya tampung seleksi ini mencapai 30%. Sedangkan 20% maba lainnya, diperoleh melalui Jalur Mandiri yang diselenggarakan masing-masing PTN.

Siswa yang dapat ikut dalam SNMPTN merupakan siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Kepala sekolah (Kepsek) harus mengirimkan data sekolah dan siswa ke PDSS. Setelah data diverifikasi, Kepsek mendapat password yang dapat digunakan siswa untuk mendaftar SNMPTN.

Sedangkan untuk Seleksi Mandiri Bersama (ujian tulis) dan Jalur Mandiri, akan tetap digelar dalam rangka memberikan kesempatan bagi lulusan tahun 2011 dan 2012. Selain itu jalur ini juga memberikan kesempatan kepada siswa berprestasi di bidang nonakademik, seperti olahraga dan seni serta kerja sama daerah.

Sejalan dengan program pemerintah terkait Bidikmisi, peserta dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai prestasi akademik tinggi dapat mengikuti seleksi melalui SNMPTN. Jika diterima di PTN akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan selama masa studi normal.

Sumber: http://www.dikti.go.id

Hal1 Hal2 Hal3

Read Full Post »

BAB IV

KESIMPULAN

 

Teknologi alternative yang lebih sederhana dan murah telah dikembangkan, dan telah membawa hasil yang baik. Penerapannya akan merupakan metode pemecahan yang layak dalam mengatasi kendala ekonomi dan teknik yang sekarang banyak dihadapi.

Pencemaran udara tidak hanya ditentukan oleh besaran intensitas sumber tetapi juga oleh keadaan meteorology local dan regional yang berlaku di suatu daerah. Pengendalian secara parsial dengan hanya mengendalikan sumber dalam beberapa hal tidak akan memecahkan permasalahan yang timbul. Peraturan khusus yang berlaku secara local dalam suatu daerah mungkin akan diperlukan.

Masalah pencemaran udara dan cara penanggulangannya merupakan bidang penelitian yang masih sangat terbuka di Indonesia dan perlu dijalankan dalam mengimbangi kecepatan perkembangan masalah yang dihadapi.

Rekayasa transportasi dan lalu lintas pada dasarnya telah mensyaratkan criteria yang ditujukan untuk mengurangi dampak yang mungkin timbul terhadap lingkungan. Criteria dan persyaratan mengenai pengendalian kebisingan, kecepatan rata-rata, jalur hijau antara lain ditujukan untuk mengurangi dampak lingkungan yang akan timbul.

Jenis mesin pada kendaraan bermotor berbahan bakar bensin ternyata berpengaruh terhadap besarnya emisi yang dihasilkan. Mesin kendaraan yang memiliki kapasitas lebih besar akan mengeluarkan zat-zat pencemar yang lebih besar. Tetapi sebaliknya, kendaraan yang berkapasitas mesin besar akan menghasilkan opacity yang lebih rendah.

Seperti halnya pada kendaraan berbahan bakar bensin, pada kendaraan berbahan bakar solar pun terlihat adanya hubungan antara besarnya emisi zat pencemar dengan besarnya kapasitas mesin. Kendaraan dengan bahan bakar solar dengan kapasitas mesin yang lebih besar mengeluarkan NO dan partikulat yang lebih besar. Sedangkan kelas kendaraan dengan kapasitas mesin yang lebih kecil akan mengeluarkan CO. NO2, NOx dan SO2 yang lebih tinggi. Sedangkan nilai opasitas yang lebih tinggi dihasilkan dari kendaraan berkapasitas mesin lebih besar.

Pemakaian jenis bahan bakar yang berbeda akan berpengaruh terhadap kandungan bahan bakar bensin akan mengeluarkan CO, NOx, NO dan NO2 yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kendaraan berbahan bakar solar.  Sedangkan jenis kendaraan berbahan bakar solar akan menghasilkan SO2, partikulat (TSP) dan nilai opasitas yang lebih besar dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh jenis kendaraan berbahan bakar bensin.

POLUSI UDARA

Read Full Post »

 

Sesaat Sebelum Pembukaan oleh PR-II UNHAS

 

(Pemateri Prof. Keigo Watanabe  (Jas Hitam) dan Assistant, dari Okayama University)

Pemaparan Materi oleh Prof. Keigo Watanabe

Mekatronik_Paper_1

Mekatronok_Paper_2

 

 

Read Full Post »

Read Full Post »

Bagi yang memerlukan Buku teks ataupun sekedar buat referensi seperti yang terdapat dibawah ini, dapat menghubungi Saya.

HEAT AND MASS TRANSFER 

(Fundamentals and Applications)

Author: Yunus A. Cengel and Afshin J. Ghajar 

Number of pages: 900 Pages

With DVD for solution to selected text problems

 

===========================================================

GEOTHERMAL POWER PLANTS 

(Principles, Applications, Case Studies and Environmental Impact)

Author: Ronald DiPippo

Number of pages: 493 Pages

=========================================================

FLUID DYNAMICS

Author: James W. Daily and Donald R. F. Harleman

Number of pages: 454 Pages

 

Read Full Post »

PEMANFAATAN ENERGI DAN

MASA DEPAN NUSANTARA

 

 

Oleh : Sri Hardjoko Wirjomartono[1]

 

 

1.       PENDAHULUAN

 

Energi merupakan salah satu elemen peradaban[2] manusia. Peradaban Romawi yang jaya pada masanya didukung oleh energi manusia berupa budak yang mendukung kemakmuran dan kekuatannya.Pada peradaban Renaissance kayu merupakan sumber energi dan oleh karenanya hutan di Eropa hampir habis untuk memenuhi kebutuhan energi kelompok bangsa di Eropa pada periode masa itu.

Revolusi industri yang terjadi di Eropa dimulai dengan pemakaian energi dengan sumber energi fosil yang tak terbarukan, dimulai dari batubara berlanjut ke minyak bumi, dan gas alam dan terjadilah industrialisasi yang dianggap sukses sampai saat ini.

Setiap peradaban memiliki ciri budaya[3] tersendiri. Peradaban Romawi dicirikan dengan perbudakan, sedangkan abad pertengahan Eropa ditengarai dengan pertanian yang disertai pada akhirnya dengan kolonisasi. Industrialisasi memperkuat kolonisasi karena disertai keunggulan teknologi yang mereka miliki.

Industrialisasi yang membawa paradigma baru budaya manusia, membawa berkah positif yaitu berkembangnya jumlah manusia disertai kenaikan umur rata-rata yang mendekati dua kali umur rata-rata manusia pada periode peradaban sebelumnya. Namun Industrialisasi ini juga membawa petaka yang berupa rusaknya ekologi dunia yang kita huni bersama. Pemakaian material dunia yang melewati batas kemampuan dunia dalam menyediakan material ini, khususnya bahan energi fosil, membawa rusaknya ekosistem dunia, yang apa bila tidak segera ditangani dengan sungguh-sungguh dengan tindakan nyata yang bersinergi dan penuh kedisiplinan akan meniadakan segala-galanya, termasuk berkah positif disebutkan dimuka.

Setelah habis atau menipisnya ketersediaan kayu hutan di Eropa, maka dimulailah pemakaian batu bara sebagai sumber energi penggantinya. Seiring dengan teknologi yang ada pengambilan atau penambangan batu-bara terjadi dalam jumlah terbatas dan semakin sulit untuk menambangnya. Manusia selalu berusaha untuk memperbaiki hidupnya, untuk maksud itu dikembangkanlah teknologi penambangan batu-bara seperti pemakaian pompa air, dan penggeraknya, mesin uap. Semenjak itu perkembangan teknologi semakin pesat karena daya geraknya dilaksanakan dengan pemanfaatan batu-bara, disusul dengan minyak bumi dan gas bumi. Meskipun peradaban terakhir ini, industrialisasi yang dimulai dengan revolusi industri di atas, tidak disertai kolonisasi secara phisik namun kolonisasi yang identik dengan penjajahan ini masih terus berlangsung dengan baju berbeda, yaitu berupa penjajahan ekonomi. Sebagai akibatnya negara-negara bekas jajahan (phisik) hanya mampu menyediakan bahan mentah karena ketidakmampuan/keterbatasan teknologi untuk mengolah bahan mentah tersebut menjadi material (produk) siap pakai atau bernilai tambah untuk kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia.

 

2.       BUDAYA DAN KONSUMERISME

 

Budaya menyangkut beberapa elemen kehidupan baik secara individual maupun secara kelompok. Nilai-nilai, kepercayaan, adat istiadat atau tradisi, simbol-simbol, norma aturan (kelompok), dan kelembagaan secara bersama membentuk budaya yang berbeda, baik besar (significant) maupun kecil. Karena banyaknya elemen yang berinteraksi dan membentuk budaya suatu kelompok masyarakat, suku-bangsa, maka sulit untuk menarik kesimpulan atau pengenalan terhadap budaya masing-masing kelompok. Budaya juga berubah dan/atau berkembang mengikuti proses sosial yang terbentuk (oleh manusia) yang terlihat seakan-akan alamiah.

Konsumerisme, mengikuti definisi seorang ekonom kerajaan Inggris, adalah suatu orientasi budaya dimana “kepemilikan dan pemakaian berbagai produk dan pelayanan yang terus meningkat” yang merupakan aspirasi perilaku untuk mencapai kebahagiaan, status sosial, dan kesuksesan secara nasional (status simbol kesuksesan). Dengan demikian konsumerisme merasuk ke dalam budaya masyarakat yang kadang-kadang dianggap sebagai kenyataan hidup sehari-hari. Oleh karena itu konsumerisme menjadi elemen budaya – bahasa dan simbol, norma dan tradisi, nilai-nilai dan institusi, pergaulan masyarakat seluruh dunia, dan mentranformasikan konsumerisme ke seluruh dunia. Televisi, telepon genggam, komputer dan sarana-sarana serupa sungguh menjadi pendorong konsumerisme secara mendunia dimana berbagai merek, slogan, simbol membrondong ke benak masyarakat dan membuat beratus-ratus bahkan beribu-ribu produk secara tidak sadar merasuk ke budaya masyarakat.

Kesejahteraan hidup sejatinya ditentukan keadaan yang saling berkaitan, yaitu kehidupan yang bermakna, kehidupan ekonomis yang terjamin, dan kesehatan. Pada umumnya apabila kehidupan ekonomis meninggi lagi tidak menjamin kenaikan kebahagiaan secara proporsional. Suatu barang atau pelayanan yang semula merupakan kemewahan menjadi kebutuhan hidup biasa. Dengan demikian budaya konsumerisme terbentuk, yang mula-mula pada orang perorang menjadi kelompok orang, dan kemudian menjadi budaya bangsa.

Konsumerisme yang berlebihan tidak menjamin kesejahteraan, efek samping yang merugikan dengan mudah terbentuk seperti tekanan kerja (work stress) yang membawa ke arah turunnya kesehatan dan resiko kematian. Pada saat ini kematian di dunia sekitar setengahnya karena penyakit berikut : kanker, serangan jantung dan sakit paru-paru, diabet, dan kecelakaan mobil/motor. Selain itu karena semua produk atau hasil industri yang kita konsumsi memerlukan material yang harus di ekstrasi dan/atau diambil dari bumi, maka efek konsumerisme yang berlebihan akan melampaui apa yang dapat disediakan oleh bumi. Contoh yang nyata adalah akan habisnya bahan bakar fosil, berkurangnya ketersediaan tanah (subur) pertanian baik secara luasan ataupun kesuburannya, berkurangnya berbagai jenis ikan laut akibat pengambilan yang berlebihan (over fishing), berkurangnya air baku untuk kehidupan yang semakin berkurang karena pencemaran maupun perubahan cuaca dan ditambah pertumbuhan penduduk dunia (over population). Budaya pemakaian bahan bakar fosil telah mengarah ke konsumsi berlebihan, sehingga mengemisi CO2 berlebihan. Akibatnya adalah terjadinya pemanasan global. Perubahan cuaca disebabkan oleh pemanasan global (global warming) yang meningkat lebih cepat dari seharusnya karena perbuatan manusia.

Untuk melihat masa depan manusia dilihat kemampuan dunia dalam menyediakan material kita lihat kondisi ketersediaan, pemakaian, atau kemampuan lainnya untuk tahun 1950 – 1998 dan prediksi pada periode sesudahnya seperti :

(…Selengkapnya Silahkan didownload)


[1]Prof. (Pen.) Dr. Ir. IPU Mantan Guru Besar FTI-ITB

[2] Peradaban = civilization

[3]Budaya = culture

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »