Feeds:
Pos
Komentar

Seiring dengan semakin tingginya persaingan dunia kerja antar pencari kerja di Indonesia maupun di Dunia, Rupanya sektor OIL & MIGAS masih menjadi vaforit utama para NAKER. Disamping karena gaji yang ditawarkan memang tergolong diatas rata2 gaji NAKER Indonesia juga karena prospek bidang ini masih tinggi hinga beberapa tahun kedepan.

Berikut beberapa petikan berita yang dikutip dari Majalah Tambang Indonesia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Migas, Ir Edi Purnomo mengatakan, pemerintah menargetkan tenaga kerja (naker) baru di sektor minyak dan gas (migas) sebesar 463.594 orang di 2014. Hal itu disampaikannya dalam Seminar Nasional Oil Expo di Kampus A Universitas Trisakti, Jakarta, Senin, 2 Mei 2011.
Menurutnya, upaya ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004 pasal 82, tentang kewajiban kontraktor dalam penggunaan tenaga kerja Indonesia, sesuai dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan.
Lebih lanjut diketahui, penggunaan tenaga kerja nasional untuk perusahaan migas, merupakan salah satu strategi yang dilakukan pemerintah, untuk meningkatkan kapasitas migas nasional di 2007-2018.
Meski demikian, Edi mengatakan, hingga saat ini perusahaan-perusahaan migas di Indonesia, mengalami kendala dalam mendapatkan tenaga kerja yang siap pakai. Sementara menurutnya, lulusan-lulusan perguruan tinggi Indonesia umumnya belum memiliki kapasitas untuk bekerja.
“Perusahaan butuh tenaga yang siap pakai, namun dibutuhkan waktu sekitar 5 tahun untuk perusahaan mempersiapkan tenaga kerja baru agar terampil dalam bidangnya,” jelasnya. Untuk mempersiapkan tenaga kerja baru itu, kata Edi, perusahaan berkorban waktu dan biaya.
Terkait hal itu, Edi menyampaikan, pemerintah akan melakukan pembinaan kepada tenaga kerja baru, agar siap terjun ke dunia kerja. Bisa dalam bentuk magang bagi mahasiswa yang akan lulus, atau mengajurkan perguruan tinggi membekali mahasiswanya dengan keahlian-keahlian, yang langsung bisa diterapkan di dunia kerja.
“Kita punya cukup banyak ahli yang bisa diminta untuk mengajar, sebagai salah satu bentuk alih teknologi. Jadi silakan saja dipakai tanpa harus bayar, karena itu sudah kewajiban mereka sesuai Undang-undang,” ucapnya.
Hal itu disampaikan Edi, terkait kebijakan alih teknologi yang tersurat dalam Pasal 45 ayat 1a, UU No 13 Tahun 2003. Dinyatakan, penunjukan dapat dilakukan terhadap tenaga kerja asing yang dipekerjakan untuk alih teknologi dan alih keahlian.
“Jadi alih teknologi ini dapat diterapkan melalui sistem pengajaran dari mereka untuk kita,” tambahnya.
Lebih lanjut terkait target pemerintah dalam penambahan tenaga kerja di 2014, hal itu dilakukan karena belum adanya pemetaan yang jelas atas permintaan dan kebutuhan tenaga kerja di sektor migas Indonesia.
“Tidak ada dokumen secara nasional tentang kebutuhan tenaga Migas untuk menunjang kebutuhan migas,” ucapnya.
“Kami akan coba ajukan anggaran untuk melakukan survey demi pendataan tersebut, agar upaya-upaya dalam mencari sumber migas baru dapat dilakukan dengan lebih maksimal,” pungkasnya.

Ketika datang ke peluang karir di lapangan, ini biasanya keterlibatan jangka panjang yang baik kompensasi. Orang-orang langsung keluar dari sekolah dan perguruan tinggi mereka dapat menemukan cara mereka ke sektor ini dalam kapasitas teknisi atau operator. Sebuah tugas sebagai magang juga dapat membantu incumbent untuk memperoleh pengalaman yang relevan dalam teknologi industri minyak dan gas dan proses. Anda juga dapat mengharapkan untuk menemukan tempat dalam industri menyelesaikan tingkat kejuruan, yang berputar di sekitar rekayasa pemeliharaan dan operasi proses rekayasa atau pemeliharaan. Ada juga ruang lingkup banyak untuk di-rumah pengembangan dan pelatihan. Program pendidikan tinggi yang dirancang dengan cara bahwa mereka memberikan pelatihan praktis untuk melengkapi lulusan untuk sejajar dengan standar industri.

Sejauh tren pekerjaan pergi, telah ada permintaan yang tinggi untuk operasi proses, manajer terampil, profesional, teknisi dan insinyur di seluruh. Ada kebutuhan yang lebih besar dirasakan untuk menggantikan tenaga kerja yang hampir di ambang pensiun. Roustabouts yang terlibat dengan tugas-tugas dasar hanya merupakan 1% dari total tenaga kerja.

Namun Saya kira Pendidikan formal (D3/S1) terutama bagi lulusan baru tidaklah cukup jika ingin berkompetisi dengan tenaga kerja di seluruh Indonesia terlebih jika ingin bersaing dengan tenaga Asing. Harus ada keahlian khusus sebagai nilai tambah an semakin banyak dan tinggi level keahlian yang dimiliki maka saingan semakin berkurang.

Berikut ini beberapa acuan untuk bisa memperoleh Sertifikat keahlian khusus bidang Oil dan Migas ataupun bidang lainnya (Fabrikasi/Welder).

Lembaga training di Indonesia yg mengadakan sertifikasi internasional,
Welding Inspector CWIP 3.1 untuk sertifikasi Eropa :
1. http://www.twitraining.com/
Training di Jakarta & Batam
2. http://www.b4t.go.id
Training di Bandung
3. http://www.fritmandiri.co.id/
Training di Jakarta
Untuk mengikuti training Welding Inspector CWIP 3.1 ada syarat2nya coba anda
dillihat di
http://www.cswip.com/categories/awelding_inspection.jsp

Welding Inspector AWS untuk sertifikasi Amerika :
1. http://www.b4t.go.id/
Training di Bandung

Lembaga training Indonesia yg mengadakan training Juru Las/Welding Inspector sertifikasi
Nasional,
1. B4T (Bandung) http://www.b4t.go.id/
2. UI (Jakarta) http://www.rcms.ui.ac.id/wi6.htm
3. ITS (surabaya) http://www.material.its.ac.id/layanan/pelatihan/
4. BKI (Jakarta) http://www.klasifikasiindonesia.com/
5. Yayasan Pendidikan Ikbal M-Yos (Batam) http://www.ikbalmyos.com/
6. http://www.batamtraining.com/

7.http://www.ppns.ac.id/

8.http://www.training-sertifikasi.com/sertifikasi-juru-las-untuk-proses-gtaw-kelas-1

**Dari berbagai Sumber

Iklan

Jumlah gas HHO yang dihasilkan menurut hukum Faraday adalah sebagai berikut:

W=(ArxtxI)/nx96500

Dimana,

W = berat zal hasil elektrolisis (gram)

Ar = massa atom relative (g/mol)

I = arus yang bekerja (Ampere)

t = waktu (s)

n = Jumlah electron yang terlibat

96500 = konstanta faraday (coloumb)

Dengan bantuan program HHO calculator yang di publikasikan David Biggs dalam website: www.hho4free.com telah membantu pemerhati gas HHO untuk memperoleh informasi bagaimana menentukan konfigurasi sel serta besar produksi gas yang diinginkan

Dasar dari perhitungan diatas bahwa dari hukum Faraday, satu ampere arus selama satu jam akan menghasilkan 0,0147 meter kubik hydrogen. Ini setara dengan, amp x 0,000245 = hidrogen CFM, dan amp x 0,0001229 =oksigen CFM. Satuan yang gunakan untuk sel HHO ini adalah LPM (liter per menit). Untuk mengkonversi CFM gas ke LPM kalikan dengan 28,3.

Setiap aliran elektron menghasilkan panas dan dalam hal ini panas harus dibatasi. Setiap inci persegi dari permukaan pelat, di satu sisi pelat, efisien melewati 0,54 ampere arus listrik (densitas Arus). Arus yang  lebih tinggi, per inci persegi, meningkatkan produksi HHO, tetapi juga menyebabkan panas yang berlebih. Perlu ada luas permukaan yang cukup untuk menangani arus yang akan digunakan. Ini merupakan faktor utama dalam efisiensi sel. Ukuran pelat tidak meningkatkan produksi HHO, tapi  menetapkan densitas arus maksimum yang efisien (operasi ampere maksimum). Jika luas permukaan yang cukup tidak tersedia untuk menangani arus listrik yang melintasi pelat, aliran elektron akan menumpuk di perlintasan air terdekat dan daerah itu akan panas. Elektron perlu ruang yang cukup untuk bergerak bebas di seluruh pelat, agar panas tidak berlebih . Jumlah gas HHO yang dihasilkan adalah dalam proporsi langsung dengan jumlah daya yang digunakan, (Volts x Amps = Daya dalam Watts). Dengan demikian, luas permukaan yang lebih besar akan meningkatkan densitas arus maksimum (atau optimal) dari operasi ampere yang akan digunakan.

Jumlah Stacks merupakan hal yang sangat penting. Jumlah ini menyebabkan beberapa total ampere yang terpakai. Konfigurasi sel dapat berupa +-+-+- atau +nn-nn+nn-. Jumlah stack masing-masing adalah 3 tetapi jumlah pelat yang berbeda. Tujuan pelat netral sebenarnya adalah untuk menurunkan panas yang berlebih.

Ada banyak parameter yang terlibat ketika merancang sel, jumlah gas yang diinginkan, ketersediaan arus, dan ruang yang diperlukan untuk pemasangan. Ketika merancang untuk kebutuhan ruang, perlu dipertimbangkan berapa besar arus akan melewati setiap lempengan pelat. Panas dibangkitkan dari hasil kombinasi tegangan dan arus. Tegangan dapat dikontrol dengan jumlah pelat yang digunakan dalam setiap sel. Arus dapat dikontrol melalui sarana eksternal dengan menggunakan catu daya. Untuk efektifitas produksi gas HHO, maka tegangan setiap sel sebaiknya antara 2 volt sampai 2.5 volt. [David Biggs]

Penentuan dimensi dilakukan dengan alat bantu software cell configuration (Jenis cell yang dipilih adalah Flat Plate dengan bentuk pelat segiempat)

Kriteria utama pemilihan konfigurasi alat ini adalah berapa jumlah gas HHO yang diperlukan sebagai additive. Data pengujian kinerja mesin yang sama dengan yang akan digunakan dalam pengujian ini menunjukkan bahwa untuk penggunaan bahan bakar jenis Premium dengan putaran 3000rpm dan beban 9.40 Nm (0.96 kgf.m), diperoleh konsumsi bahan bakar (FC) 0.0127 ltr/min. Sehingga alat elekrolisis diharapkan mampu menghasilkan gas HHO minimal 10 kali. Dengan demikian konfigurasi alat dapat ditentukan.

Screen HHO

Electrolyzer

Generator HHO

Presentasi Seminar Proposal

Setelah melalui beberapa bulan dalam pembuatan dan pengujian, akhirnya dapat dilihat hasilnya seperti grafik berikut:

Analisa Performa Generator HHO

Arus listrik akan mengalir pada media yang bersifat konduktor, semakin baik sifat konduktifitas media tersebut maka akan semakin baik media tersebut menghantarkan arus listrik. Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik kerena didalamnya terkandung ion-ion yang dapat bergerak bebas.

Arus

Dari gambar dapat dilihat bahwa dengan penambahan arus yang digunakan  pada generator mengakibatkan kenaikan pula pada produksi gas HHO. Hal ini dapat menyebabkan proses elektrolisis air dapat berjalan lebih baik, karena arus listrik yang dapat dihantarkan lebih besar.

Performa generator HHO merupakan perbandingan antara energi dan gas HHO yang dihasilkan terhadap energi listrik yang digunakan untuk mengeletrolisis molekul H2O (air) menjadi gas HHO. Performa dari generator ditentukan dari besarnya daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan gas HHO dan gas HHO yang dihasilkan, dimana pada gas HHO yang dihasilkan juga menghasilkan energi sesuai dengan nilai kalor bawah (NKB) yang dimiliki. Dengan demikian semakin besar gas HHO yang dihasilkan maka akan semakin besar pula performa generator HHO.

Analisa Grafik Unjuk Kerja

Dari Gambar , secara umum terlihat daya efektif mengalami kenaikan seiring dengan penambahan putaran. Demikian pula halnya pada penambahan beban. Pada prinsipnya, penambahan beban menyebabkan putaran mesin menjadi turun. Untuk itu diperlukan bahan bakar yang lebih besar untuk menaikkan kembali putaran sesuai yang diharapkan. Sehingga dengan kenaikan pemasukan bahan bakar juga menyebabkan kenaikan daya efektif. Karena energi panas yang diberikan oleh bahan bakar juga bertambah.

Dari gambar , secara umum terlihat SFC semakin turun seiring bertambahnya beban. Pada beban rendah hingga menengah, penurunan terjadi dengan signifikan. Hal ini disebabkan pada beban rendah hingga menegah, temperatur pembakaran mulai mencapai optimum. Sedangkan pada beban tinggi, penurunan SFC tidak signifikan lagi. Pada beban tinggi gesekan yang terjadi di ruang bakar semakin tinggi sehingga energi dari hasil pembakaran semakin banyak yang terbuang menjadi panas, sehingga penurunan SFC sangat kecil dan akan naik pada beban tertentu.

Analisa Emisi Gas Buang

Meskipun bahan bakar utama yang digunakan pada pengujian ini adalah pertamax, dimana sifat dari bahan bakar ini memungkinkan kualitas pembakaran dapat lebih sempurna namun salah satu factor yang juga mempengaruhi tingginya HC adalah usia mesin dimana semakin tua usia penggunaan mesin, akan menyebabkan kualitas pembakaran yang tidak sempurna. Hal ini biasa dilihat dengan borosnya mesin tersebut. Tetapi pada gambar 18, terlihat  bahwa penggunaan generator HHO dapat mengurangi kandungan HC dalam gas buang. Gas HHO bermanfaat untuk mengikat lebih banyak lagi hidrokarbon, sehingga campuran bahan bakar dan udara dapat terbakar lebih sempurna. Pembakaran akan lebih merata dan kualitas pembakarannya pun akan lebih baik.

Seperti halnya dengan kadar HC dalam gas buang, Dari gambar grafik 19 dapat dilihat bahwa dengan penambahan generator HHO, dapat mengurangi kadar karbon monoksida (CO) yang dihasilkan oleh mesin. Hal ini dapat dijelaskan karena dengan penggunaan generator HHO maka keterikatan bahan bakar denga udara dalam hal ini oksigen akan semakin besar sehingga mudah terbakar. Maka pembakarannya bisa lebih sempurna dan CO yang dihasilkan lebih rendah bila dibandingkan denga kondisi standar.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil Rancangan Generator HHO yang menggunakan pelat stainless steel sebagai elektroda, diperoleh hasil bahwa kapasitas produksi gas HHO dari generator sangan dipengaruhi oleh besarnya arus yang diberikan. Semakin besar arus yang diberikan, semakin besar pula kapasitas produksi gas HHO. Pada penelitian ini diperoleh produksi gas sebesar masing-masin  0.03 L/min, 0.07 L/min, 0.1 L/min dan 0.14 L/min untuk arus berturut-turut 6 A, 8 A, 10 A dan 12 A

Sedangkan dari hasil pengujian motor bensin dengan bahan bakar utama Pertamax dan gas HHO sebagai suplemen, diperoleh hasil sebagai berikut.

  1. Torsi yang dihasilkan pada pengujian dengan penambahan gas HHO dari generator HHO meningkat dengan signifikan jika dibandingkan dengan pengujian standar (tanpa gas HHO) dan peningkatan terus tejadi seiring dengan kenaikan arus yang diberikan pada generator HHO
  2. Daya efektif yang diakibatkan oleh Torsi juga mengalami kenaikan yang cukup besar seiring dengan besarnya arus yang diberikan. Rata-rata kenaikan daya efektif setelah penambahan gas HHO adalah: 19.5%, 95.7%, 114.8% dan 127% untuk masing-masing arus 6A, 8A, 10A dan 12A
  3. Konsumsi bahan bakar spesifik mengalami penurunan berbanding terbalik dengan besarnya arus yang diberikan. Rata-rata penurunan SFC setelah penambahan gas HHO adalah: 24.6%, 54.5%, 60.4% dan 64.3% untuk masing-masing arus 6A, 8A, 10A dan 12A
  4. Efisiensi termis mengalamai kenaikan berbanding lurus terhadap besarnya arus yang diberikan terhadap generator HHO. Rata-rata kenaikan efisiensi termal setelah penambahan gas HHO adalah: 55.6%, 144.7%, 178.3% dan 205% untuk masing-masing arus 6A, 8A, 10A dan 12A
  5. Pengujian emisi gas buang khususnya HC dan O2 terjadi penurunan dengan penambahan gas HHO

FOTO-FOTO

Generator HHOGambar pemasanganDi UMI

Meraih masa depan yang cerah

Dilandasi komitmen untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik kepada putera-puteri terbaik dari keluarga pra-sejahtera di 33 provinsi di tanah air, mulai 2012 setiap tahun PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) bersama dengan pemegang saham mayoritas, Malayan Banking Bhd (Maybank) akan menyelenggarakan program beasiswa penuh (full scholarship) untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Malaysia dan Singapura.
Seleksi Administrasi akan dilakukan mulai 7 November 2012–23 November 2012 untuk program beasiswa luar negeri dan 1 Februari 2013-10 Juli 2013 untuk program beasiswa dalam negeri.
Kriteria Kandidat

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Duduk di kelas 3 SMA pada TA 2012/2013 atau lulusan TA sebelumnya
  3. Memiliki nilai minimum rata-rata 8
  4. Menunjukkan kapasitas kepemimpinan ditunjukkan sedikitnya melalui  2 (dua) kegiatan ekstra kurikuler
  5. Memiliki motivasi yang tinggi untuk maju dan aspirasi kuat untuk menghadapi tantangan dan memimpin di karir pilihannya maupun sosial setelah lulus
  6. Calon berasal dari keluarga pra-sejahtera
  7. Tidak menerima beasiswa yang sama dari organisasi lain
  8. Memiliki surat bukti penerimaan dari universitas pilihan yang direkomendasikan BII-Maybank
  9. Menunjukkan komitmen dan minat  terhadap pengembangan masyarakat, sosial dan negara ditunjukkan dengan pengalaman/aktif dalam organisasi sosial dan kesiswaan

Universitas yang Direkomendasikan:

  1. Universitas Indonesia, Jakarta
  2. Institut Pertanian Bogor
  3. Institut Teknologi Bandung
  4. Universitas Padjadjaran, Bandung
  5. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
  6. Institut Sepuluh Nopember, Surabaya
  7. Universiti Kebangsaan Malaysia, Kuala Lumpur
  8. Universiti Sains Malaysia, Kuala Lumpur
  9. Universiti Malaya, Kuala Lumpur
  10. Nanyang Technological University, Singapura
  11. National University of Singapore

Pilihan Bidang Studi:

  • Ekonomi, Bisnis, Manajemen, Keuangan, Pemasaran, Akunting, dan Perbankan
  • Administrasi
  • Hukum
  • Komputer dan Teknologi Informasi (IT)
  • Sosial, Politik dan Bahasa
  • Komunikasi
  • Psikologi
  • Matematika, Statistik, Aktuaria
  • Komputer
  • Teknik
Pembiayaan Program Beasiswa Penuh, meliputi:

  • Biaya pendaftaran kuliah dan Biaya Pendidikan (Tuition Fee)
  • Biaya hidup (akomodasi, makan/minum, dan transportasi)
  • Tunjangan buku dan internet
  • Asuransi kesehatan

 
Proses Seleksi

Tahap I: Administrasi

  • Penerimaan Formulir Pendaftaran
  • Esai
  • Surat rekomendasi dari sekolah mengenai kualitas pribadi pelajar: keterangan kelakuan baik, prestasi dan status ekonomi siswa.

Tahap II: Administrasi
Verifikasi kelengkapan dan “kebenaran” isi formulir yang dikirimkan. Adapun dokumen yang harus dikirimkan adalah:

  • Akademik dan Ekstra Kurikuler
    1. Fotokopi identitas siswa pelamar (KTP dan Kartu Pelajar)
    2. Fotokopi rapor dari kelas 1 SMA (atau kelas 10) s.d. kelas 3 (atau kelas 12) semester 5
    3. Fotokopi sertifikat penghargaan akademik, organisasi kesiswaan di sekolah atau luar sekolah, kegiatan sosial lainnya, serta prestasi olahraga jika ada
    4. Surat penerimaan dari universitas atau bukti tertulis dari pengumuman di media massa atau website resmi SNMPTN http://snmptn.ac.id (khusus pelamar BII-Maybank Dalam Negeri)
  • Keterangan Keluarga dan Kemampuan Ekonomi/ Keuangan
    1. Fotokopi identitas orang tua (KTP)
    2. Fotokopi kartu keluarga
    3. Fotokopi slip gaji orangtua atau dari Kepala Desa/Kelurahan/Kecamatan (jika orang tua adalah usaha sendiri/wirausaha, misalnya buruh, pedagang, petani)
    4. Fotokopi tagihan listrik rumah terakhir
    5. Fotokopi tagihan air (PDAM) terakhir (jika ada)
    6. Fotokopi tagihan telepon rumah terakhir (jika ada)

Tahap 3: Psikologi
Peserta yang lulus tes Administrasi Tahap 2 akan diikutsertakan untuk mengikuti tes Psikologi yang meliputi:

  1. Tes IQ (Intelectual Quality) untuk memprediksi kemampuan akademik siswa
  2. Tes Kepribadian untuk menilai kualitas kepribadian siswa yang meliputi kemampuan Emosional, Social, Moral, serta Kepemimpinan siswa

Tahap 4: Wawancara
Peserta yang lulus Tes Psikologi akan diikutsertakan pada Tes Wawancara. Tes Wawancara ini dilakukan oleh tim yang dipilih oleh Penyelenggara BII-Maybank Scholarship.

Tahap 5: Tes Masuk Universitas
  1. BII-Maybank Scholarship Luar Negeri:
    Peserta yang lulus tahap wawancara diwajibkan untuk mengikuti tes yang diadakan oleh universitas yang dipilih.
  2. BII-Maybank Scholarship Dalam Negeri:
    Sebelum calon penerima mengikuti Tes Psikologi dan Tes Wawancara harus mengirimkan surat penerimaan dari universitas atau bukti tertulis dari pengumuman di media massa atau website resmi SNMPTN http://snmptn.ac.id.

Jalur masuk universitas yang diterima:
a) Jalur Undangan
b) Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)

Cara Pendaftaran:

Bagian CSR, Divisi Komunikasi Perusahaan
PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII),
Sentral Senayan III, lantai 25,
Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno, Senayan
Jakarta Pusat 10270

Kontak:
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Telephone : (+21) 2922 8888 ext 32503/ 32426/ 32461
Email  : scholarship@bankbii.com
Website  : http://www.bii.co.id/about/scholarship/Pages/BII-Maybank-Scholarship.aspx
sumber:bii.co.id

Kabar baik bagi calon mahasiswa karena Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 gratis.

“Ini merupakan tekad kami untuk memberikan akses seluas-luasnya kepada para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi,” ucap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh. Ketua SNMPTN 2013 yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Akhmaloka, menegaskan bahwa biaya pendaftaran calon peserta SNMPTN 2013 ditanggung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Peserta SNMPTN 2013 tidak perlu membayar biaya pendaftaran,” ujar Akhmaloka.

Seleksi yang digelar 61 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ini, tahun depan tidak akan membuka jalur ujian tulis tetapi hanya jalur undangan. Daya tampung untuk SNMPTN 2013 mencapai 150.000 kursi atau 50% dari total kapasitas mahasiswa baru (maba) yang mencapai 300.000 kursi. Jalur ujian tulis tetap diadakan dengan nama Seleksi Mandiri Bersama yang diselenggarakan Majelis Rektor PTN. Daya tampung seleksi ini mencapai 30%. Sedangkan 20% maba lainnya, diperoleh melalui Jalur Mandiri yang diselenggarakan masing-masing PTN.

Siswa yang dapat ikut dalam SNMPTN merupakan siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Kepala sekolah (Kepsek) harus mengirimkan data sekolah dan siswa ke PDSS. Setelah data diverifikasi, Kepsek mendapat password yang dapat digunakan siswa untuk mendaftar SNMPTN.

Sedangkan untuk Seleksi Mandiri Bersama (ujian tulis) dan Jalur Mandiri, akan tetap digelar dalam rangka memberikan kesempatan bagi lulusan tahun 2011 dan 2012. Selain itu jalur ini juga memberikan kesempatan kepada siswa berprestasi di bidang nonakademik, seperti olahraga dan seni serta kerja sama daerah.

Sejalan dengan program pemerintah terkait Bidikmisi, peserta dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai prestasi akademik tinggi dapat mengikuti seleksi melalui SNMPTN. Jika diterima di PTN akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan selama masa studi normal.

Sumber: http://www.dikti.go.id

Hal1 Hal2 Hal3

 

LAMPIRAN TABEL SIFAT-SIFAT UDARA Alternatif (Lemmon E.W, NIST thermophysical properties of Air and Air component mixtures, version 1.0 1998)